Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Abstrak:
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah menyampaikan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Hasil SKM terhadap pelayanan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut, secara keseluruhan menghasilkan nilai rata-rata kinerja sebesar 84,65, nilai tersebut masuk ke dalam kategori mutu “kinerja baik”

Download

Survei Kepuasan Masyarakat pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu 2018

Abstrak:
DPMPT sebagai salah satu ujung tombak penyelenggara pelayanan publik di Kabupaten Garut memiliki komitmen yang tinggi untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas profesional pelayanannya guna memenuhi tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan dinamis. Agar perbaikan tersebut dapat berjalan secara efektif, maka terlebih dahulu perlu dilakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Hasil SKM terhadap pelayanan yang diselenggarakan oleh DPMPT Kabupaten Garut, secara keseluruhan menghasilkan nilai rata-rata kinerja sebesar 75,80, nilai tersebut masuk ke dalam kategori mutu “kinerja kurang baik”.

Download

Penyusunan Roadmap Agropolitan 2017

Abstrak:
Laporan Akhir ini disusun umtuk memenuhi salah satu proses dari tahapan penyelesaian pekerjaan Penyusunan Roadmap Agropolitan Tahun Anggaran 2017, yang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil kajian, pengembangan kawasan agropolitan merupakan perpaduan tiga konsep yaitu konsep produktifitas dan pemberdayaan masyarakat perdesaan khususnya petani, konsep pengembangan wilayah serta konsep kelestarian sumberdaya alam, Penentuan komoditas unggulan di Kawasan Agropolitan berdasarkan pada data mengenai perbandingan luasan lahan sawah dan luasan lahan non sawah, data luas penanaman masing- masing komoditas serta data jumlah produksinya sehingga didapatkan komoditas unggulan kentang,cabai, bawang merah, jeruk, alpukat, kopi, domba, sapi perah.

Download